BPIP Dorong Integrasi Pancasila dan Studi Islam melalui Kuliah Umum Pascasarjana IAIN Kendari

·

·

Kendari, 13/09/2025 – Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menggelar kuliah umum bagi mahasiswa baru dengan menghadirkan Prof. Dr. Muhammad Sabri, M.Ag, Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila, sebagai narasumber utama. Kuliah umum ini mengangkat tema “Pancasila Sebagai Paradigma Ilmu: Meneguhkan Arah Baru Studi Islam di Indonesia.”

Dalam paparannya, Prof. Sabri menegaskan bahwa Pancasila tidak semata dipahami sebagai dasar negara, melainkan juga sebagai paradigma keilmuan yang dapat membingkai arah riset dan pengembangan ilmu di Indonesia. Ia menyebut bahwa dunia akademik, khususnya studi Islam, membutuhkan fondasi epistemologis yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, kajian keislaman dapat hadir lebih kontekstual, progresif, dan mampu menjawab dinamika zaman yang kian kompleks, baik dari aspek sosial, budaya, maupun lingkungan hidup.

Lebih jauh, Prof. Sabri mengurai gagasan penting terkait “Pancasila sebagai paradigma ekoteologis dan ekoideologis.” Menurutnya, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai payung bagi keberagaman bangsa, tetapi juga menawarkan perspektif baru dalam menjawab krisis ekologi dan tantangan global. Paradigma ini, lanjutnya, mengarahkan umat manusia untuk membangun kesadaran teologis yang ramah lingkungan dan ideologis yang berpihak pada keadilan sosial, sehingga sejalan dengan nilai-nilai universal Islam yang menjunjung prinsip rahmatan lil-‘alamin.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai paradigma ilmu, kita bukan hanya membangun tradisi akademik yang kuat, tetapi juga meneguhkan arah baru studi Islam yang lebih berorientasi pada kemanusiaan dan keberlanjutan,” tegas Prof. Sabri di hadapan ratusan mahasiswa baru pascasarjana. Ia menambahkan bahwa integrasi ini akan melahirkan model keilmuan khas Indonesia yang tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga berkontribusi dalam percaturan akademik global.

Kegiatan ini berlangsung hangat dan interaktif. Mahasiswa baru pascasarjana IAIN Kendari menyambut antusias materi yang disampaikan. Mereka menilai gagasan Prof. Sabri membuka cakrawala baru tentang bagaimana Pancasila dapat diintegrasikan dalam studi Islam sehingga tidak terjebak pada pendekatan tekstual semata, melainkan berkembang menjadi ilmu yang responsif terhadap persoalan sosial dan ekologis. Kuliah umum ini sekaligus menjadi penegasan komitmen IAIN Kendari untuk terus menumbuhkan tradisi akademik yang kritis, transformatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan bangsa.

Penulis: Gustin