Pascasarjana IAIN Kendari Finalisasi Kurikulum Program Studi S3 Studi Islam, Perkuat Mutu Akademik dan Relevansi Global

·

·

KENDARI — Pascasarjana IAIN Kendari menggelar kegiatan Finalisasi Kurikulum Program Studi S3 Studi Islam pada Selasa, 4 Februari 2026, bertempat di Aula Pascasarjana IAIN Kendari. Kegiatan strategis ini melibatkan para Guru Besar dan pakar keilmuan lintas bidang yang memiliki kompetensi serta rekam jejak akademik nasional dan internasional.

Forum akademik tersebut berlangsung intensif dan konstruktif. Para Guru Besar memberikan pandangan kritis sekaligus rekomendasi aplikatif agar kurikulum S3 Studi Islam tidak hanya memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga adaptif terhadap dinamika keilmuan global, kebutuhan riset mutakhir, serta tantangan pengembangan studi Islam kontemporer.

Direktur Pascasarjana dalam sambutannya menegaskan bahwa finalisasi kurikulum ini merupakan langkah penting untuk memastikan lulusan doktoral memiliki kedalaman akademik, keluasan metodologis, dan produktivitas ilmiah yang terukur. “Kurikulum harus realistis secara sumber daya, namun tetap progresif dalam mendorong budaya riset dan publikasi bereputasi,” ujarnya.

Adapun hasil utama rapat finalisasi kurikulum yang disepakati bersama meliputi enam poin strategis. Pertama, dilakukan penyederhanaan jumlah SKS pada mata kuliah agar beban studi mahasiswa lebih proporsional dan fokus pada penguatan riset. Kedua, publikasi artikel pada jurnal akademik ditetapkan sebagai mata kuliah tersendiri sekaligus menjadi syarat wajib mengikuti ujian disertasi. Ketiga, mata kuliah pada semester awal diseragamkan untuk seluruh konsentrasi, dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan pendanaan. Keempat, mata kuliah konsentrasi pada semester dua ditetapkan sebanyak dua mata kuliah. Kelima, syarat publikasi artikel ilmiah ditetapkan minimal pada jurnal terindeks SINTA 2. Keenam, untuk mata kuliah yang belum memiliki keahlian Guru Besar internal, program studi akan menghadirkan Guru Besar eksternal yang sesuai dengan bidang keilmuan dan mata kuliah terkait.

Para peserta rapat menilai keputusan tersebut sebagai langkah realistis sekaligus visioner. Keterlibatan Guru Besar eksternal, khususnya, dipandang mampu memperkaya perspektif akademik dan memperkuat jejaring keilmuan Pascasarjana IAIN Kendari di tingkat nasional.

Dengan finalisasi ini, Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana IAIN Kendari diharapkan semakin kokoh dalam menghasilkan doktor yang unggul, produktif menulis di jurnal bereputasi, serta mampu berkontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam dan masyarakat luas.