Makassar – Pascasarjana IAIN Kendari kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui partisipasi aktif dosennya sebagai presenter pada The 6th International Conference on Islamic Family Law (ICOFIL) of PDHKI and the 2nd International Conference of Law and Contemporary Islamic Law (ICOCIL) 2026 yang diselenggarakan pada 22–24 Juli 2026 di Makassar.
Konferensi internasional ini menjadi forum akademik bergengsi yang mempertemukan para akademisi, peneliti, praktisi hukum, serta pemerhati hukum keluarga Islam dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian, baik dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi ilmiah sekaligus menghadirkan berbagai gagasan inovatif dalam pengembangan hukum keluarga Islam dan isu-isu hukum kontemporer.
Pada ajang tersebut, dua dosen Pascasarjana IAIN Kendari dipercaya untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka yang mengangkat isu-isu strategis dalam kajian keislaman, hukum, dan sosial budaya.
Prof. Dr. H. Kamaruddin, S.Ag., S.H., M.H. mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Cultural Expressions of Religious Moderation: An Ethnographic Study of Mabbage Manaa Among the Bugis People.” Penelitian ini mengkaji nilai-nilai moderasi beragama yang hidup dalam tradisi Mabbage Manaa masyarakat Bugis melalui pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi media yang efektif dalam memperkuat harmoni sosial, toleransi, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat multikultural.

Sementara itu, Dr. Kartini, S.Ag., M.H.I. mempresentasikan penelitian berjudul “Deconstructing Domestic Violence: A Gender and Feminist Analysis of Religious Court Decisions in Rumbia, Bombana.” Penelitian tersebut menawarkan analisis kritis terhadap putusan Pengadilan Agama terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga dengan menggunakan perspektif gender dan feminisme. Kajian ini memberikan kontribusi akademik terhadap pengembangan hukum keluarga Islam yang lebih responsif terhadap prinsip keadilan, perlindungan hak-hak perempuan, serta kesetaraan gender.

Keikutsertaan dosen Pascasarjana IAIN Kendari sebagai presenter dalam forum ilmiah internasional ini merupakan wujud komitmen institusi dalam meningkatkan budaya akademik, produktivitas penelitian, dan diseminasi hasil riset pada tingkat global. Selain menjadi sarana publikasi ilmiah, partisipasi tersebut juga membuka peluang kolaborasi penelitian dengan berbagai akademisi dari perguruan tinggi nasional maupun internasional.
Partisipasi aktif pada konferensi internasional diharapkan semakin memperkuat reputasi Pascasarjana IAIN Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu keislaman, hukum, dan kajian sosial kemasyarakatan. Melalui kontribusi ilmiah yang berkelanjutan, Pascasarjana IAIN Kendari terus mendorong dosen untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
