Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari secara resmi membuka penerimaan mahasiswa asing untuk jenjang Pascasarjana (S2) berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaru yang dirilis pada September 2023. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen IAIN Kendari dalam memperluas jangkauan internasionalisasi pendidikan tinggi keagamaan Islam dan menjamin proses seleksi yang transparan, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan nasional dan internasional.
Berdasarkan SOP Nomor 1190.2/ln.23/09/2023, proses penerimaan mahasiswa asing mencakup beberapa tahapan penting, mulai dari pendaftaran online, pengunggahan dokumen, verifikasi kelengkapan, wawancara daring, hingga penerbitan Letter of Acceptance (LoA). Selain memenuhi syarat akademik, pelamar juga diwajibkan menunjukkan kemampuan bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, sesuai program studi yang dituju.
Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) IAIN Kendari, Anita Rezki, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sistem penerimaan ini dirancang untuk menjamin kesiapan akademik dan integritas administratif calon mahasiswa asing. “Kami memastikan bahwa setiap pelamar tidak hanya siap secara akademik, tapi juga memenuhi persyaratan legal seperti visa belajar dan izin tinggal terbatas,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Kendari, Dr. La Hadisi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut kehadiran mahasiswa asing sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik internasional. “Kami telah menyiapkan kurikulum, layanan akademik, dan pendampingan dosen yang adaptif bagi mahasiswa asing, agar mereka dapat mengikuti perkuliahan secara optimal dan berkontribusi pada diskursus keilmuan Islam global,” terang La Hadisi.
Setelah dinyatakan diterima, mahasiswa asing akan mendapatkan layanan orientasi pra-kedatangan yang mencakup informasi tentang budaya lokal, akomodasi, hingga pengenalan kampus. Setibanya di Kendari, mahasiswa diwajibkan melapor ke Kantor Internasional untuk proses registrasi resmi dan mendapatkan pendampingan dalam beradaptasi dengan lingkungan akademik maupun sosial.
Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag., menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi global kampus dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang inklusif dan kompetitif. “Kami membuka ruang kolaborasi global, dan kehadiran mahasiswa asing diharapkan memperkaya dinamika intelektual di lingkungan Pascasarjana IAIN Kendari,” tuturnya.
Dengan sistem yang sistematis dan dukungan layanan yang komprehensif, IAIN Kendari berharap dapat menjadi destinasi utama bagi mahasiswa internasional yang ingin memperdalam studi Islam di Indonesia Timur. Pendaftaran resmi untuk tahun akademik 2024 kini telah dibuka melalui portal daring resmi institusi.

