Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana IAIN Kendari Gelar PKM di Pondok Pesantren Nursyamzam Kolaka

·

·

Wundulako, Kolaka – Program Studi Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana IAIN Kendari melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis program studi di Pondok Pesantren Nursyamzam, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, pada Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk workshop tersebut mengusung tema “Revitalisasi Peran Pesantren melalui Penguatan Ekoteologi dan Manajemen Wakaf Berbasis Keberlanjutan.” Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari guru TK, SD, SMP, dan SMA di lingkungan Pondok Pesantren Nursyamzam.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kaprodi S3 Studi Islam Pascasarjana IAIN Kendari, Dr. Muljibir Rahman, S.EI., M.E.Sy., dan turut dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nursyamzam, Alamsyah, S.Pd.I., M.A.

Dalam sambutannya, Dr. Muljibir Rahman menyampaikan bahwa pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat pendidikan Islam sekaligus agen transformasi sosial dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai ekoteologi penting untuk diintegrasikan dalam sistem pendidikan pesantren melalui kurikulum dan praktik kehidupan sehari-hari.

“Pesantren harus menjadi pilar utama dalam menjaga dan menanamkan nilai-nilai ekoteologi kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Kolaka. Nilai-nilai kepedulian lingkungan perlu diintegrasikan dalam proses pendidikan agar melahirkan generasi yang religius sekaligus memiliki kesadaran ekologis,” ujarnya.

Selain itu, Kaprodi S3 Studi Islam juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk melanjutkan studi pada program Pascasarjana IAIN Kendari, baik pada jenjang magister maupun doktoral, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nursyamzam, Alamsyah, S.Pd.I., M.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kerja sama antara Pondok Pesantren Nursyamzam dengan Pascasarjana IAIN Kendari dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat menjadi awal kerja sama jangka panjang dalam pengembangan pendidikan, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat pesantren,” ungkapnya.

Dalam workshop tersebut, hadir dua narasumber yang membahas isu strategis terkait penguatan pesantren berbasis keberlanjutan.

Pemateri pertama, Dr. Munadi Idris, M.E., dosen Pascasarjana IAIN Kendari sekaligus penerima Beasiswa Pelatihan Moderasi dan Ekoteologi Kementerian Agama RI, memaparkan materi mengenai peran pesantren dalam menjaga lingkungan hidup melalui pendekatan ekoteologi Islam.

Ia menjelaskan bahwa ajaran Islam memiliki landasan kuat dalam menjaga keseimbangan alam dan mendorong umat untuk menghindari perilaku yang merusak lingkungan.

Sementara itu, pemateri kedua, Dr. Abdul Wahid Mongkito, M.EI., dosen Pascasarjana IAIN Kendari sekaligus Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ibnu Abbas Raha, menyampaikan materi tentang pengelolaan wakaf di pondok pesantren.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya tata kelola wakaf yang profesional, produktif, dan berkelanjutan guna mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Melalui kegiatan ini, Program Studi S3 Studi Islam Pascasarjana IAIN Kendari menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui penguatan kelembagaan pesantren berbasis nilai-nilai Islam, ekoteologi, dan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan.